Seandainya Aku Punya Sayap

Subuh ini, sementara menunggu untuk bangun sahur, aku jadi kefikiran. Macam-macam. Hati tiba-tiba jadi sayu dan pingin terbang ke mana saja. Mencari damai di hati.

Seandainya aku punya sayap!

Aku akan terbang! Terbang!

Norway Edvard

Tak usah tanya kenapa. Aku cuma punya hati.

Entah sampai kapan aku bisa menanggapi liku-liku kehidupan ini dengan sabar.

Takkan terluahkan.

 

Ramadhan Ke-24.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: